BLANTERWISDOM101

#FightCovid19 - Coba Rapid Test Mandiri di Halodoc

Fight Covid19

Covid19, Ya akhir-akhir ini memang banyak sekali yang sedang membicarakannya, mungkin sampai bosan mendengarkan. Berawal dari tulisan ini, penulis ingin mengajak pembaca mengingat awal mula dari munculnya sebuah makhluk kecil yang bahkan tak terlihat oleh mata, bisa masuk ketubuh dan menyebar ke penjuru dunia.

Begini, kita tahu bahwa kemunculan Covid19 ini digadang-gadang “KATANYA” dari China, tepatnya kota Wuhan di sebuah laboratorium. Namun kenyataanya “SEKARANG” di lapangan hal itu hanya sebuah “DUGAAN”. Ya itu semua hanya dugaan, serta belum ada bukti yang mengatakan bahwa Covid19 berasal dari Laboratorium Wuhan. Menurut penelusuran di google yang pernah penulis lakukan dengan kata kunci “Covid19 from Wuhan” dan mendapatkan sebuah hasil nihil. dan diperkuat oleh keterangan WHO yang menyatakan “Kami tidak menerima data atau bukti apa pun dari pemerintah AS terkait asal virus itu. Jadi, menurut pandangan kami, hal itu hanya spekulasi," tegas Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan dalam sebuah briefing virtual. Jadi, inilah yang menjadikan penulis terkadang geli ketika orang mengatakan bahwa Virus berasal dari Wuhan. Padahal itu belum ada bukti kuat.

Entah-lah, virus itu berasal darimana yang jelas sekarang virus tersebut sudah mendunia. Menurut data sekarang via https://www.worldometers.info/coronavirus/ per tanggal 21/05/2020 virus tersebut sudah menginfeksi lebih dari 5 juta orang, dan menelan korban jiwa meninggal 300 ribu lebih. Dan itu membuat semua aspek kehidupan seluruh dunia menurun. Ya, dengan ini kita tidak boleh saling menyalahkan, menyudutkan, ataupun apalah itu yang membuat suasana semakin tidak nyaman, yang jelas kita semua harus gotong-royong,  karena bangsa Indonesia terkenal dengan gotong-royong kan? 

Lalu bagaimana cara kita gotong-royong? apa harus bersama-sama kumpul? kemudian membantu yang sudah terinfeksi, sudah jelas tidak seperti itu.

Gotong-royong yang dimaksud ialah bersama-sama melawan Covid19 ini sesuai protokol pemerintahan. Seperti, 
  1. #DirumahAja, ini yang harus dan wajib dilakukan jika memang tidak terlalu penting untuk keluar rumah, hal yang tak terlalu penting itu seperti ngopi, nongkrong, dan kumpul dengan teman. Dan semua itu harus di STOP! untuk sementara waktu ini saja.
  2. Jika harus keluar rumah dengan kepentingan mendesak seperti kerja, atau membeli kebutuhan pokok, hal yang tidak boleh dilupakan ialah memakai masker. Memakai masker hukumnya ialah FARDU ‘AIN untuk sekarang ini. 
  3. Tidak perlu berlama-lama disuatu tempat, jika sudah selesai segera pulang kerumah.
  4. Sedia Hand Sanitizer. Sebelum dan sesudah memegang benda ditempat umum.
  5. Setelah keluar rumah dan sampai di rumah, ingat juga segera cuci tangan, cuci tangan memakai sabun. WAJIB! Bukan cuci tangan saja, cuci kaki, wajah dan apabila perlu MANDI.
  6. Lepas baju, cuci baju yang telah dipakai keluar rumah, dan ganti baju yang lainnya. Ini dilakukan supaya aman, yang dikhawatirkan ada kotoran yang menempel dibaju yang telah dikenakan saat keluar rumah.
  7. Makan-makanlah yang sehat. Jika perlu minum vitamin setiap hari.
  8. Memberikan motivasi sembuh bagi pasien dan seluruh tenaga medis yang bertugas.
  9. Berdo’a. Wajib!! Meminta pertolongan, perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Supaya keluarga diberikan keselamatan dari wabah covid19 ini, dan pastinya bangsa indonesia segera bersih dari covid19.
Hal itu harus terus dilakukan supaya kehidupan ini akan pulih kembali. Di Indonesia kita ini sudah lebih dari 19 ribu jiwa yang terinfeksi Covid19, serta lebih dari seribu yang meninggal. Dan itu semua karena apa? Ya karena beberapa dari mereka bandel, kurang patuh mengikuti protokol pemerintah #DirumahAja #WajibMasker #WajibCuciTangan #WajibDoa

Usaha pemerintah untuk menekan laju covid19 termasuk dalam kategori sudah maksimal, seperti melakukan test cepat atau Rapid Test untuk yang masuk dalam kategori ODP atau OTG di sejumlah daerah, atau mereka yang belum sama sekali masuk daftar ODP atau OTG tapi sudah mengalami gejala yang mirip dengan Covid19, seperti demam tinggi lebih sama dengan 38 derajat secara terus menerus, batuk, sesak nafas atau meraka yang pernah berkunjung atau berinteraksi di lokasi yang pernah ada terinfeksi Covid19. Hal ini dilakukan supaya menekan laju angka penyebaran Covid19. Tapi sayangnya, pemerintah masih belum maksimal secara menyeluruh untuk Rapid Test ini, ya mungkin karena tenaga medis dan juga alat yang belum sepenuhnya tersedia. 

Nah, buat pembaca wolesbanget.com yang sekarang khususnya berada di wilayah Jabodetabek, yang mungkin ada keinginan untuk Rapid Test mandiri, sekarang sudah bisa lakukan dengan Rapid Test di Halodoc. Ini dilakukan agar semakin yakin bahwa kamu tidak terinfeksi Covid19. Intinya sih supaya PD dan yakin menjalani aktivitas sehari-hari bahwa clear dari Covid19. Jikalau memang dinyatakan positif pada Rapid Test (semoga jangan sampai positif), maka bisa dicegah dengan isolasi mandiri atau bisa di RS sesuai dengan saran dokter. Halodoc sendiri berkomitmen memberikan pelayanan Rapid Test yaitu 

“Sebagai upaya membantu pemerintah dalam menekan laju peningkatan kasus COVID-19, kini Halodoc menyediakan layanan rapid test yang berlokasi di Jabodetabek yang bekerja sama dengan berbagai mitra rumah sakit. Pemeriksaan rapid test ini menggunakan sampel darah untuk diuji. Darah yang diambil akan digunakan untuk mendeteksi imunoglobulin, yakni antibodi yang terbentuk saat tubuh mengalami infeksi. Dengan begini, pasien pada tahap awal infeksi dapat diidentifikasi lebih cepat.”

Coba Rapid Test Mandiri di Halodoc
Halodoc (https://www.halodoc.com/layanan-rapid-test)

Lalu apa keuntungan jika Rapid Test mandiri di Halodoc
  • Cepat, tanpa antre ditempat. Kamu bisa mengantre melalui ponsel. Cukup dengan klik dan klik diaplikasi Halodoc.
  • Aman, #DirumahAja, ini sesuai dengan protokol pemerintah. Jadi lebih safety-lah. Kamu bisa datang sesuai perjanjian yang kamu lakukan dengan dokter. Pesan dan konsultasi juga bisa melalui ponsel kamu. Serta hasil dari Rapid Test langsung dikirimkan ke ponsel kamu melalui SMS, jadi setelah kamu melalui rangkaian tes, kamu tidak perlu menunggu lama ditempat untuk menunggu hasil tes.
  • Bisa pilih, Rapid Test Atau tes Polymerase Chain Reaction (PCR) . 
Rapid Test (metode skrining awal mendeteksi antibodi tubuh untuk melawan covid19), PCR polymerase chain reaction ini yang menjadi penentu positif atau tidaknya covid19.
  • Sudah tersedia di berbagai Rumah Sakit dan Faskes di Jabodetabek.
Tertarik? Sepertinya mudah bukan? coba download saja-lah aplikasi Halodoc untuk lebih jelasnya tentang bagaimana prosedurnya dan apa syaratnya, serta kamu bisa cek sendiri dimana saja Rumah Sakit atau Faskes yang bisa kamu kunjungi untuk melakukan Rapid Test.

Penulis berharap ini berguna buat pembaca, dan sekali lagi perlu diingat, Stay At Home #lawancovid19 #do’a #62bisa dan Janganlah engkau memakai #IndonesiaTerserah, jika memakai tagar itu tanda bahwa kamu putus asa, itu bukan motivasi ke mereka tapi seperti pesimisasi. Semangat para pahlawan sekarang ini. Dokter, perawat dan seluruh tenaga medis. Semoga semua segera baik-baik saja. Terima kasih

Sumber :
https://www.halodoc.com/layanan-rapid-test
https://mediaindonesia.com/read/detail/310257-who-tegaskan-tidak-ada-bukti-covid-19-berasal-dari-lab-di-wuhan
Share This :

0 komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.